Yogyakarta, Senin, (04/09) – Kesatuan Bangsa berkomitmen untuk memajukan kesadaran akan pentingnya persatuan dalam menghadapi bencana alam, telah menyelenggarakan pelatihan kedaruratan gempa bumi dan kebakaran, bekerja sama dengan Pusat Studi Bencana Alam Universitas Gadjah Mada.

Para peserta diajarkan berbagai teknik dan strategi yang diperlukan dalam situasi darurat gempa bumi, termasuk tindakan evakuasi yang benar, penggunaan peralatan pertolongan pertama, dan cara mengatasi luka-luka ringan. Mereka juga diberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya kebakaran, bagaimana mencegahnya, dan tindakan yang harus diambil jika terjadi kebakaran.

Nur Wijayanto, selaku kepala SMA Kesatuan Bangsa, mengungkapkan, “Kami sangat menghargai kolaborasi kami dengan Pusat Studi Bencana Alam UGM. Pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih baik kepada anggota Kesatuan Bangsa tentang bagaimana kita semua dapat berkontribusi dalam menjaga keselamatan masyarakat kita saat bencana terjadi.”

Kegiatan pelatihan ini diharapkan akan menjadi langkah awal dalam upaya bersama untuk menciptakan masyarakat yang lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana alam di Indonesia. Sekolah Kesatuan Bangsa dan Pusat Studi Bencana Alam UGM berharap bahwa kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut untuk manfaat bersama. (dnn)

Scan the code